EnglishFrenchGermanItalianSpanish Seleksi Penerimaan Calon Direktur BUMD Tuah Sekata 2018 •  Segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H, Taqaballahu minna waminkum •  Perbup Tentang Perlindungan Anak •  Penerima Dana Hibah Oktober - Desember 2017 •  Penerima Dana Bansos Oktober - Desember 2017 •  Kompilasi Realisasi Dana Bansos Selama Tahun 2017 •  Kompilasi Realisasi Dana Hibah Selama Tahun 2017 •  Menuju 100% Penggunaan Aplikasi SPSE Versi 4 •  SK PPID Kabupaten Pelalawan 2017 •  LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2014 AUDITED •  Pengumuman Seleksi Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM •  Himbauan kepada setiap pemilik bangunan dan dunia usaha untuk melengkapi perizinan Mendirikan Bangunan sesuai ketentuan berlaku. • 
Hari Anti Korupsi Internasional Ucapan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2016 s/d 2021 Ruang Publik Kreatif Pangkalan Kerinci Kantor Bupati Pelalawan dari ketinggian

Bupati H.M.Harris : Festival Sampan Kampo Tradisi Budaya Lokal Agenda Tahunan Pemkab

Sumber : Diskominfo Kab.Pelalawan

Rabu, 22 November 2017 - Berita Daerah

Bupati Harris saat membuka festival sampan kampo di tepian sungai kampar desa ara kecamatan pelalawan.rabu (22/11)

Berlangsung di tepian sungai kampar desa ara, para atlit sampan telah siap untuk berlomba dan unjuk kebolehan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Pelalawan Indra Kampe,Kadisbudparpora Pelalawan Andi Yuliandri,Camat Pelalawan Djoko Purnomo serta Para Kepala Desa se Kecamatan Pelalawan dan masyarakat setempat. Kadisbudparpora Andi Yuliandri mengatakan bahwa festival ini merupakan kegiatan upaya untuk melestarikan budaya dan olahraga masyarakat pesisir dengan mengemas produk lokal sebagai atraksi yang menarik bagi pariwisata yang ada di Kecamatan Pelalawan. Pertandingan ini di ikuti oleh 48 Peserta diantaranya 32 Putra dan 16 Putri. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Pelalawan Indra Kampe berharap dengan dilaksanakannya perlombaan sampan kampo bentuk cara kita melestarikan tradisi masyarakat lokal di Kabupaten Pelalawan ini,dengan keunikan ukiran sampan yang berbeda dengan festival yang sama seperti pacu jalur di Kabupaten Kuansing. Ditempat yang sama Bupati Harris berharap melalui festival sampan kampo ini bentuk cara kita menghargai dan melestarikan kebudayaan masyarakat lokal, melihat kondisi masyarakat di pinggiran sungai yang menggunakan sampan sebagai alat transportasi,dengan keterbatasan dan dampak penurunan dari APBD saat sekarang, pelaksanaan event harus tetap berjalan karena ini adalah perwujudan komitmen pemerintah daerah menjadikan festival sampan kampo sebagai warisan kebudayaan asli kabupaten pelalawan yang perlu dilestarikan,dan akan menjadi agenda tahunan pemkab pelalawan.(rls/ryan)

BERITA LAIN

Komentar Pembaca

0 Komentar

Posting Komentar

  Nama
  Email
  Website
  Pesan
  Kode Verifikiasi