EnglishFrenchGermanItalianSpanish Realisasi Dana Hibah Priode Juli - September 2017 •  Laporan Dana Hibah dan Bansos (Jan - Juli 2017) •  Menuju 100% Penggunaan Aplikasi SPSE Versi 4 •  SK PPID Kabupaten Pelalawan 2017 •  Penerima Dana Hibah Organisasi 2017 •  Penerima Dana Sosial Perorangan 2017 •  LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2014 AUDITED •  Pengumuman Seleksi Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM •  Upah Minimum Kabupaten Pelalawan Tahun 2013 •  Himbauan kepada setiap pemilik bangunan dan dunia usaha untuk melengkapi perizinan Mendirikan Bangunan sesuai ketentuan berlaku. • 
Hari Anti Korupsi Internasional Ucapan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2016 s/d 2021 Ruang Publik Kreatif Pangkalan Kerinci Kantor Bupati Pelalawan dari ketinggian

Bupati Harris Tegaskan Cabut Operasional Perusahaan Yang Kurang Peduli dan Tidak Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah.

Sumber : Diskominfo Kab.Pelalawan

Senin, 27 November 2017 - Berita Daerah

Bupati Harris saat di wawancarai media terkait CSR yang dilakukan Pemkab bersama Perusahaan. Bertempat di Aula Bappeda Pangkalan Kerinci. Senin (27/11)

Bupati Pelalawan dua periode ini bukan tanpa alasan mengatakan hal demikian disebabkan dari 43 Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan hanya 3 perusahaan saja yang berkontribusi dengan persentase 7 persen.

Kepada perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan , dalam kerjasama yang sudah disepakati pembangunan taman median jalan yang melibatkan perusahaan membangun 100 meter untuk median taman jalan kota, kerjasama Pemerintah daerah bersama perusahaan yang ada di Pelalawan melalui CSR sebagai bentuk keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur,” ucapnya.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan ini menegaskan kembali komitmen realisasi pembangunan median jalan tersebut realisasinya di lapangan, bahkan dengan nada tegas Mantan Ketua Adkasi ini akan mencabut operasional perusahaan yang tidak mau terlibat dan tidak peduli

“ Aturan akan kita laksanakan, perusahaan yang beroperasi di Pelalawan, cari penghidupan disini, kurang peduli bahkan tidak terlibat dalam CSR bersama Pemerintah Daerah akan kita cabut operasionalnya. “ Tegas Harris.

Adapun 3 perusahaan yang telah melaksanakan pembangunan taman median jalan ‎yakni PT.Sari Lembah Subur (SLS), PT.Bumi Siak Pusako (BSP) , dan PT. EMP Bentu .

Sementara 3 perusahaan masih dalam proses pengadaan yakni PT.Arara Abadi,PT.RAPP dan PT. Bank Riau Kepri  dengan persentase 7 persen. Sedangkan 36 perusahaan lainnya dengan persentase 86 persen belum berpartisipasi.

Selain masalah median jalan Bupati Harris menagih komitmen bagi perusahaan yang beroperasi didalam keterlibatan dan partisipasinya untuk memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan ( ST2P ) bagi masyarakat tempatan yang berada di lokasi operasional  Kecamatan, karena hanya realisasi melaksanakan komitmen 19 persen, perusahaan yang telah berkomitmen tapi belum terealisasi berjumlah 14 persen sedangkan 67 persen belum berpartisipasi.

Kembali Bupati Harris menegaskan akan melihat komitmen perusahaan yang beroperasi dengan mengatakan pembangunan daerah yang tidak didukung oleh perusahaan sulit untuk dilaksanakan, bahkan untuk memajukan pembangunan dan infrastruktur daerah perlu kerjasama dan komitmen untuk pembangunan pelalawan yang lebih maju, ketertinggalan kabupaten Pelalawan di saat tahun 2006 bangkit bahkan terdepan dengan prestasi pembangunan yang berkelanjutan dilaksanakan secara bersama dan kekompakan diantara kita, hendaknya ini dapat kita pertahankan.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) kabupaten Pelalawan M.Syahrul Syarif mengatakan akan melakukan koordinasi dan komunikasi kepada perusahaan yang beroperasi di kabupaten Pelalawan ini sembari akan mengumpulkan kembali, evaluasi dan mempertanyakan komitmen perusahaan tanggal 4 Desember 2017.

“ Ya tanggal 4 Desember 2017 kita akan kumpulkan kembali, evaluasi dan mempertanyakan komitmen perusahaan dengan keterlibatannya di CSR  bersama Pemkab Pelalawan, Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan dan Kehutanan  akan mendata serta eksekusinya di lapangan.” Ujar Kaban M.Syahrul Syarif.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Suprianto, Kaban Bappeda M.Syahrul Syarif, Anggota DPRD Pelalawan, Kepala OPD,Para Camat dan Pimpinan Perusahaan serta perwakilan perusahaan yang beroperasi. (rls/ryan)