7 Program Prioritas

Berdasarkan RPJMD Kabupaten Pelalawan 2011-2016 Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Mengoptimalkan Pemenfaatan Sumberdaya Ekonomi, serta Meningkatkan Daya Saing Daerah menuju Peningkatan Daya Saing Nasional ditetapkan 7 Prioritas Pembangunan Daerah, yaitu:

  1. Pelalawan Sehat.
  2. Pelalawan Cerdas.
  3. Pelalawan Terang.
  4. Pelalawan Lancar dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa / Kelaurahan.
  5. Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Perkebunan.
  6. Pengembangan Objek Wisata Bono.
  7. Program Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan.

 

Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Perkebunan.

Pada Rencana Pembangunan  Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pelalawan 2011-2016 menargetkan bahwa sampai dengan akhir tahun 2016 produksi beras 62 ribu ton. Sementara ini produksi padi baru mencapai 42.075 ton. Beberapa upaya yang dilakukan seperti program intensifikasi padi di Kuala Kampar sebagai lumbung pangan di daerah ini memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan dengan pola tanam dua kali setahun. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti pengairan, akses jalan dan dermaga, serta balai benih terus dilakukan. Bahkan pada tahun 2011 telah berhasil memurnikan varietas padi unggul. Selain komoditas padi, dalam rangka menciptakan ketahanan pagan juga pemeerintah daerah memberikan bantuan peternakan, perikanan dan perkebunan berupa bibit dan pupuk terutama komoditas sawit dan karet.

Program Pengembangan Objek Wisata Bono.

Bono adalah sebutan bagi gelombang yang terbentuk oleh pertemuan arus sungai dengan arus pasang dari laut. Hal ini karena arus pasang menguat akibat melewati alur yang menyempit dan dangkal sehingga menjadi gelombang besar dengan ketinggian puncak gelombangnya mencapai 4 – 6 meter.

Rantangan gelombang tersebut hampir selebar sungai Kampar. Gelombang ini terjadi akibat benturan tiga arus air, yang berasal dari Selat Melaka, Laut Cina Selatan dan Aliran Air Sungai Kampar yang berbenturan di muara sungai Kampar.

Pemerintah Daerah menjadikan objek wisata bono sebagai ikon utama, disamping objek-objek pendukung lainnya seperti Istana Sayap di Pelalawan, Tugu Equator di Pangkalan Lesung, Pusat Budaya Petalangan di Betung, Taman Nasional Tesso Nilo di Ukui dan lain-lain kekayaan budaya dan daya taris alam, terus dikelola guna memenuhi target menjadi 20 besar objek wisata nasional dan 200 besar dunia.

Uapya promosi dan pengelolaan Objek Wisata Bono terus ditingkatkan sehingga pada tahun 2013 Kabupaten Pelalawan mendapat pengakuan dari Pemerintah Pusat dengan memberikan Citra Pesona Award 2013 sebagai Peringakat 10 Pengelolaan Objek Wisata di Indonesia.

Program Pelalawan Cerdas.

Merupakan upaya Pemerintah Daerah memperkuat penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM yang selama ini dilaksanakan. Program pendidikan dilaksanakan secara lebih fokus dan terarah guna menekan angka putus sekolah meningkatkan Angka Partisipasi Murni semua jenjang pendidikan, sehingga dengan demikian rata-rata lama sekolah penduduk kabupaten Pelalawan akan meningkat. Mulai Tahun Ajaran 2013/2014 Pemerintah di Kabupaten Pelalawan akan meningkat.Mulai Tahun Ajaran 2013/2014 Pemerintah Kabupaten Pelalawan menjalankan Program Pendidikan Gratis 12 Tahun atau sampai jenjang SLTA, dengan pengertian tidak ada lagi pungutan-pungutan di sekolah menyangkut operasional sekolah, penyediaan buku pokok dan LKS, pungutan biaya penerimaan siswa baru, biaya ujian, apalagi biaya pembangunan sarana dan prasarana sekolah. Bagi siswa miskin bahkan disediakan pakaian dan kelengkapan sekolah lainnya.

Program Pelalawan Terang.

Merupakan upaya Pemerintah Daerah yang memfokuskan peningkatan elektrifikasi rumah tangga, meningkatkan aktivitas perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat. Selama ini jumlah rumah tangga di Kabupaten Pelalawan yang teraliri listrik 24 jam baru mencapai 21,178%. Pemerintah Daerah menargetkan bahwa sampai dengan Tahun 2016 rumah tangga yang telah menikmati listrik 24 jam sebanyak 50% rumah tangga.

Dalam rangka peningkatan elektrifikasi rumah angga tersebut Pemerintah Kabupaten Pelalawan memfasilitasi dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang telah dijalankan PT. Langgam Power yang merupakan konsorsium antara BNUMD Tuah Sekata dengan PT. Navigate Energy Jakarta dengan kapasitas 15 MW yang telah dioperasikan sejak Bulan Agustus 2013.

Program Pelalawan Lancar dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa/ Kelurahan (PPIDK)

Program Pelalawan Lancar merupakan upaya perkuatan dan perluasan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan yang selama ini telah secara rutin dilaksanakan seperti pembangunan dan peningkatan jalan guna memperlancar arus orang dan arus barang di Kabupaten Pelalawan Perkuatan dan perluasan pembangunan jaringan jalan ini akan diprogramkan dalam paket pembangunan tahun jamak (multi years) mulai Tahun 2014, luas jalan yang akan dibangun atau ditingkatkan adalah jalan yang menggabungkan antar kecamatan dan inisiatif awal pembangunan jalan alternatif lintas timur. Pembangunan jalan dalam paket multi years ini juga dimaksudkan sebagai peningkatan konektivitas Kawasan Perhatian Investasi (KPI) Pelalawan ke KPI-KPI lainnya di Koridor Ekonomi Sumatera.

Sejalan dengan Program Pelalawan Lancar ini, Pemerintah Daerah juga melaksanakan Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa/Kelurahan (PPIDK). Selain dimaksudkan untuk mendorong percepatan penyediaan infrastruktur dasar di pedesaan,. pola yang dilaksanakan ditujukan untuk mendorong penguatan otonomi desa, memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan, dan memobilisasi swadaya dan prakarsa masyarakat di pedesaan.

Program Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan.

Merupakan suatu kawasan industri yang terpadu dengan perguruan tinggi sebagai pencetak tenaga kerja terampil dan pusat riset sebagai pendorong inovasi, dibangun atas dukungan investasi swasta dan pemerintah. Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan merupakan inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan mewadahi pencapaian Visi MP3EI 2011-2025 sekaligus merealisasikan pencapaian sasaran RPJMD Kabupaten Pelalawan 2011-2016. Konsepnya adalah menyiapkan suatu kawasan khusus yang memiliki unggulan komparatif dan diminati oleh investor, terutama untuk industri yang akan memberikan nilai tambahan produk unggulan daerah yakni industri hilir kelapa sawit yang didukung penguatan inovasi dan aktivitas Perguruan Tinggi dan Pusat Riset.

VISI PEMBANGUNAN
TEKNOPOLITAN  PELALAWAN

Menjadi Kawasan Utama Pelalawan 
Bagi Kemajuan dan Pemanfaatan Iptek dan Inovasi Berkelas Dunia 
yang Ramah Lingkungan

MISI PEMBANGUNAN
TEKNOPOLITAN PELALAWAN

  1. Mengembangkan SDM berkualitas.
  2. Mendorong pengembangan budaya kreatif inovatif masyarakat daerah.
  3. Mengembangakan pusat-pusat keunggulan untuk mendorong pemajuan dan pemanfaatan Iptek dan Inovasi.
  4. Menumbuhkemabangkan bisnis-bisnis inovasi.
  5. Mendukung pengembangan keuangan (daya saing) khas daerah.
  6.  Memberikan pelayanan bebasis iptek.
  7. Mengelola pembangunan hijau (green development) di kawasan.

Manfaat Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan.

  1. Tersediannya lapangan kerja
  2. Masyarakat setempat tidak perlu jauh melanjutkan pendidikan untuk mendapatkan keterampilan dan siap terjun ke dunia usaha dan dunia kerja
  3. Harga panen perkebunan masyarakat akan stabil bahkan cenderung meningkat.
  4. Perekonomian wilayah sekitar akan berkembang.

Kawasan Teknopolitan Pelalawan ini berlokasi di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, tepatnya pada satu hamparan yang terbentang di tiga desa yakni Kelurahan Langgam, Desa Padang Luas dan Desa Penarikan. Luas lahan yang akan disiapkan untuk pembangunan kawasan tersebut seluas 3.900 ha.

 

Program Pelalawan Sehat.

Gerakan Pelalawan Sehat diselenggarakan dengan memperkuat prakarsa masyarakat dan menghidupkan kembali budaya gotong-royong dalam membersihkan lingkungan pemukiman. Program Pelalawan Sehat telah dicanangkan sejak tahun 2010 dimaksudkan sebagai upaya menciptakan kondisi sehat di Kabupaten Pelalawan yang dimulai dari sehat lingkungan dan kemudian mewujudkan sehat jasmani dan rohani penduduk. Pada sisi kesehatan individual, Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan serta memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang memperkuat program kesehatan nasional.

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Bagikan :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Berita Lainnya :